Tiwatobi, Flores Timur – Petugas dari Dinas Pertanian Kabupaten Flores Timur melakukan pengambilan dan pengujian sampel keamanan pangan terhadap produk olahan biji mente yang diproduksi oleh Kelompok Tani (Poktan) Mandiri Tiwatobi. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya menjamin mutu dan keamanan produk pangan olahan yang dihasilkan oleh kelompok tani sebelum dipasarkan kepada masyarakat.
Pelaksanaan uji sampel dilakukan di lokasi pengolahan milik Poktan Mandiri Tiwatobi. Petugas melakukan pemeriksaan terhadap proses produksi, kebersihan lingkungan kerja, bahan baku yang digunakan, serta pengambilan sampel produk untuk dianalisis lebih lanjut sesuai standar keamanan pangan.
Menurut petugas yang bertugas, pengujian keamanan pangan sangat penting untuk memastikan bahwa produk olahan yang dikonsumsi masyarakat memenuhi persyaratan mutu dan aman dari berbagai potensi kontaminasi yang dapat membahayakan kesehatan.
Produk pangan yang baik tidak hanya memiliki rasa dan kualitas yang bagus, tetapi juga harus memenuhi aspek keamanan pangan. Karena itu, pengujian seperti ini perlu dilakukan secara berkala, jelas salah seorang petugas.
Produk yang diuji merupakan olahan biji mente yang selama ini menjadi salah satu produk unggulan Poktan Mandiri Tiwatobi. Kelompok tani tersebut telah mengembangkan usaha pengolahan mente sebagai bentuk peningkatan nilai tambah hasil perkebunan yang banyak dihasilkan masyarakat setempat.
Selain melakukan pengambilan sampel, petugas juga memberikan pendampingan dan edukasi kepada anggota kelompok tani mengenai pentingnya penerapan sanitasi dan higiene dalam proses pengolahan pangan. Beberapa aspek yang menjadi perhatian meliputi kebersihan peralatan, penggunaan bahan baku yang berkualitas, proses pengemasan, hingga penyimpanan produk.
Ketua Poktan Mandiri Tiwatobi menyambut baik kegiatan tersebut dan menganggapnya sebagai langkah penting untuk meningkatkan kualitas produk yang dihasilkan kelompok.
Kami ingin produk mente olahan dari Tiwatobi dapat diterima pasar dengan baik. Karena itu, kami sangat terbantu dengan pendampingan dan pengujian yang dilakukan oleh petugas, ujarnya.
Masyarakat Desa Tiwatobi dikenal memiliki potensi perkebunan mente yang cukup besar. Selama ini sebagian hasil panen dijual dalam bentuk mentah, sementara sebagian lainnya mulai diolah menjadi produk bernilai ekonomi lebih tinggi melalui kelompok-kelompok usaha tani dan pengolahan hasil pertanian.
Dinas Pertanian berharap kegiatan pengujian keamanan pangan dapat mendorong pelaku usaha tani dan kelompok pengolahan pangan untuk semakin memperhatikan standar mutu produk. Dengan kualitas yang terjamin, produk lokal memiliki peluang lebih besar untuk bersaing di pasar yang lebih luas.
Melalui kegiatan uji sampel keamanan pangan ini, Poktan Mandiri Tiwatobi diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas produk olahan biji mente yang dihasilkan. Selain memberikan jaminan keamanan bagi konsumen, langkah tersebut juga menjadi bagian penting dalam pengembangan usaha pangan lokal yang berdaya saing dan berkelanjutan di Kabupaten Flores Timur.