Info&tanya jawab

Minggu, 30 September 2018

Sosialisasi Isu Ketahanan Pangan, Kadistan Flotim Kunjungi Desa Tiwatobi

Tiwatobi, Flores Timur – Dalam upaya memperkuat sektor pertanian dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya ketersediaan pangan, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Flores Timur melakukan kunjungan ke Desa Tiwatobi untuk memberikan sosialisasi mengenai isu ketahanan pangan kepada masyarakat dan kelompok tani setempat.
Kegiatan yang berlangsung di balai desa tersebut dihadiri oleh pemerintah desa, penyuluh pertanian, kelompok tani, tokoh masyarakat, serta warga yang sehari-hari menggantungkan hidup dari sektor pertanian. Sosialisasi menjadi wadah untuk membahas berbagai tantangan dan peluang dalam mewujudkan ketahanan pangan di tingkat rumah tangga maupun desa.
Dalam pemaparannya, Kepala Dinas Pertanian Flores Timur menekankan bahwa ketahanan pangan tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan bahan makanan, tetapi juga kemampuan masyarakat untuk memproduksi, mengakses, dan memanfaatkan pangan secara berkelanjutan.
Ketahanan pangan harus dimulai dari keluarga dan desa. Kita memiliki lahan, sumber daya, dan pengalaman bertani yang perlu terus dikembangkan agar kebutuhan pangan masyarakat dapat terpenuhi secara mandiri, ujarnya.
Berbagai isu strategis turut dibahas dalam kegiatan tersebut, mulai dari perubahan iklim, pola tanam yang adaptif, pemanfaatan lahan pekarangan, diversifikasi pangan lokal, hingga pentingnya menjaga produktivitas pertanian melalui penggunaan teknologi dan praktik budidaya yang baik.
Peserta juga diajak untuk memanfaatkan potensi lokal yang dimiliki Desa Tiwatobi, seperti tanaman pangan, hortikultura, serta usaha peternakan yang dapat menjadi penopang kebutuhan pangan masyarakat. Selain itu, pentingnya mengurangi ketergantungan pada satu jenis komoditas juga menjadi salah satu poin yang mendapat perhatian dalam diskusi.
Para petani menyambut baik kegiatan sosialisasi tersebut. Mereka memanfaatkan kesempatan untuk berdialog langsung mengenai berbagai persoalan yang dihadapi di lapangan, termasuk tantangan ketersediaan air saat musim kemarau, serangan hama tanaman, serta kebutuhan pendampingan teknis dalam meningkatkan hasil produksi.
Salah seorang petani mengaku memperoleh banyak informasi baru yang dapat diterapkan dalam usaha tani yang dijalankannya.
Kami mendapat penjelasan tentang cara menjaga produksi pangan dan pentingnya memanfaatkan lahan secara lebih optimal. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan hasil pertanian, katanya.
Pemerintah Desa Tiwatobi menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan perhatian yang diberikan oleh Dinas Pertanian Flores Timur. Menurut pemerintah desa, isu ketahanan pangan menjadi sangat penting mengingat sebagian besar masyarakat masih bergantung pada sektor pertanian sebagai sumber mata pencaharian utama.
Kegiatan sosialisasi juga menjadi sarana memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan di sektor pangan. Dengan kerja sama yang baik, diharapkan berbagai program pertanian dapat berjalan lebih efektif dan memberikan manfaat yang nyata bagi petani.
Melalui kunjungan dan sosialisasi ini, Dinas Pertanian Flores Timur berharap masyarakat Desa Tiwatobi semakin memahami pentingnya ketahanan pangan dan mampu mengoptimalkan potensi pertanian yang dimiliki. Langkah tersebut diharapkan dapat mendukung terciptanya desa yang mandiri pangan, produktif, dan tangguh menghadapi berbagai perubahan di masa mendatang.
Comments
0 Comments

Tidak ada komentar:

Posting Komentar